Beranda Headline Prabowo dan Modi Perkuat Diplomasi Pendidikan RI-India

Prabowo dan Modi Perkuat Diplomasi Pendidikan RI-India

40
0

JAKARTA, KITOUPDATE.COM – Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi resmi menetapkan periode 2026-2027 sebagai Tahun Tagore-Dewantara, sebuah tonggak baru diplomasi pendidikan dan kebudayaan Indonesia-India. Penetapan ini menjadi simbol kuat persahabatan dua negara yang telah terjalin selama satu abad melalui warisan pemikiran Rabindranath Tagore dan Ki Hajar Dewantara.

Dalam pernyataan bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, PM Narendra Modi mengenang kunjungan bersejarah pujangga besar India Rabindranath Tagore ke Taman Siswa Yogyakarta pada Agustus 1927. Saat itu, Tagore bertemu dengan Ki Hajar Dewantara, tokoh pendidikan Indonesia yang kemudian menjadi Menteri Pendidikan pertama RI.

Menurut Modi, pertemuan bersejarah tersebut menjadi fondasi penting hubungan antarmasyarakat Indonesia dan India, bahkan jauh sebelum kedua negara sama-sama meraih kemerdekaan.

“Kedua negara kita akan merayakan dengan sangat antusias kunjungan bersejarah Rabindranath Tagore ke Indonesia seratus tahun lalu dan pertemuannya dengan Ki Hajar Dewantara. Beliau memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Indonesia, dan pandangannya tentang pendidikan memberikan dampak yang luas. Karena itu, kita akan memperingati 100 tahun hubungan tersebut melalui Year of Educational Diplomacy,” ujar Modi.

Sementara itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Tahun Tagore-Dewantara bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan komitmen kedua negara untuk membawa hubungan bilateral ke level yang lebih tinggi.

“Berbagai inisiatif tersebut mencerminkan ikatan peradaban yang telah lama terjalin antara Indonesia dan India. Sekaligus, kita bertekad meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan, riset dan teknologi, kebudayaan, serta hubungan antarmasyarakat,” kata Prabowo.

Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua pemimpin juga menyepakati penguatan kerja sama di sektor pendidikan. Presiden Prabowo menyatakan dukungan terhadap pendirian kampus Indian Institutes of Management (IIM) di Indonesia, sekaligus membuka peluang hadirnya Indian Institutes of Technology (IIT).

“Baik Perdana Menteri Modi maupun saya mendukung didirikannya kampus Indian Institutes of Management dan juga kemungkinan pendirian Indian Institutes of Technology di Indonesia,” ujar Prabowo.

Selain itu, kedua negara juga berkomitmen memperluas kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk menempuh pendidikan di India sebagai bagian dari penguatan hubungan strategis di bidang sumber daya manusia. (Net)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini