Beranda Olahraga Portugal Tersingkir, Ronaldo Ucapkan Salam Perpisahan ke Piala Dunia

Portugal Tersingkir, Ronaldo Ucapkan Salam Perpisahan ke Piala Dunia

72
0

DALLAS, KITOUPDATE.COM – Mimpi besar Cristiano Ronaldo mengangkat trofi Piala Dunia akhirnya benar-benar berakhir. Portugal harus mengakhiri langkah di babak 16 besar usai takluk 0-1 dari Spanyol, Senin (6/7), sekaligus menutup perjalanan terakhir sang megabintang di panggung sepak bola terbesar dunia.

Laga di Dallas Stadium menjadi penampilan keenam sekaligus terakhir Ronaldo di Piala Dunia sejak debutnya pada edisi 2006 di Jerman. Di usia 41 tahun, kapten Portugal itu harus menerima kenyataan pahit mengakhiri karier Piala Dunia tanpa pernah meraih gelar juara.

Sebelum pertandingan dimulai, Ronaldo memimpin rekan-rekannya melakukan pemanasan dengan mengenakan ban kapten dan jersey ikonik bernomor punggung 7. Kehadirannya di layar raksasa stadion disambut riuh tepuk tangan, meski tak sedikit pula cemoohan terdengar dari tribun yang dipenuhi puluhan ribu penonton.

Sepanjang pertandingan, Ronaldo terus berupaya membawa Portugal lolos. Peluang emas sempat hadir di babak pertama saat ia menyambar sundulan Joao Felix di depan gawang. Namun, penyelamatan gemilang kiper Spanyol Unai Simon menggagalkan kesempatan tersebut dan mempertahankan catatan nirbobolnya di Piala Dunia.

Petaka datang pada masa tambahan waktu ketika Spanyol mencetak gol kemenangan. Ronaldo langsung mengambil bola dari gawang dan membawanya ke tengah lapangan, berusaha membakar semangat rekan-rekannya untuk mengejar ketertinggalan. Namun hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap tak berubah.

Usai pertandingan, Ronaldo berdiri terpaku di tengah lapangan sebelum berbalik menghadap para suporter Portugal yang terus meneriakkan namanya. Tak mampu menyembunyikan kesedihan, ia menundukkan kepala dan mengusap air mata, menandai berakhirnya salah satu perjalanan paling bersejarah dalam sepak bola dunia.

Dalam wawancara seusai laga, Ronaldo memastikan bahwa edisi 2026 menjadi Piala Dunia terakhir dalam kariernya.

“Ya, ini memang Piala Dunia terakhir saya. Wajar jika saya sedih tersingkir seperti ini. Namun saya sudah memberikan segalanya dan pulang tanpa penyesalan,” ujar Ronaldo.

Meski kecewa, peraih lima Ballon d’Or itu mengaku belum ingin terburu-buru menentukan masa depannya bersama tim nasional.

“Saya akan meluangkan waktu untuk berpikir dan bersama keluarga. Saya tidak ingin mengambil keputusan saat emosi masih memuncak. Hidup terus berjalan,” katanya.

Ronaldo juga memilih mengenang pencapaian terbaiknya bersama Portugal. Selama memperkuat tim nasional, ia berhasil mempersembahkan tiga gelar, termasuk yang paling berkesan, yakni juara UEFA Euro 2016.

“Gelar terbesar yang saya raih bersama Portugal adalah Euro 2016. Bagi saya, nilainya sama seperti menjuarai Piala Dunia.”

Meski tak pernah berhasil membawa Portugal menjadi juara dunia, Ronaldo menegaskan dirinya menutup perjalanan di Piala Dunia tanpa penyesalan.

“Saya telah memberikan segalanya. Besok adalah hari yang baru, dan hidup terus berjalan,” tutup legenda hidup Portugal tersebut. (Net)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini