OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Ir. H. Asmar Wijaya, memimpin langsung Rapat Koordinasi dan Monitoring yang berfokus pada Program Penanggulangan Kemiskinan serta Implementasi Program 3 Juta Rumah di Provinsi Sumatera Selatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekda Kabupaten OKI dan dihadiri oleh para pimpinan serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKI, Selasa (04/08/2026).
Rapat ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk menyatukan visi, menyelaraskan program, serta mengevaluasi capaian dan kendala yang dihadapi dalam upaya menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten OKI.
Selain itu, rapat juga membahas secara mendalam langkah-langkah percepatan pelaksanaan Program 3 Juta Rumah yang digulirkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, guna menjamin ketersediaan hunian yang layak, terjangkau, dan sehat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Dalam arahannya, Sekda Ir. H. Asmar Wijaya menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan dan pemenuhan kebutuhan hunian layak merupakan prioritas utama pembangunan daerah yang harus dijalankan secara terpadu dan menyeluruh.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Sinergi antar OPD, lintas sektor, serta kerja sama antara pemerintah daerah, kecamatan, hingga desa adalah kunci keberhasilan. Setiap program yang dirancang harus tepat sasaran, terukur, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Asmar.
Sekda juga menekankan pentingnya data yang akurat dan terintegrasi sebagai landasan utama penyusunan program dan penentuan sasaran penerima manfaat.
“Jangan sampai ada warga yang berhak tidak tertampung, atau sebaliknya. Data yang akurat akan memudahkan kita menyalurkan bantuan dan melaksanakan program secara efektif, efisien, dan akuntabel,” tambahnya.
Mengenai Implementasi Program 3 Juta Rumah, Sekda meminta seluruh OPD terkait untuk memetakan ketersediaan lahan, persyaratan administrasi, serta kesiapan infrastruktur penunjang agar program ini dapat berjalan sesuai rencana.
“Program ini bukan sekadar membangun bangunan, melainkan membangun kesejahteraan dan masa depan keluarga. Oleh karena itu, perencanaan yang matang, pengawasan yang ketat, dan pelayanan yang cepat kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan perumahan mutlak diperlukan,” tegasnya.
Dalam rapat tersebut, para peserta dari berbagai OPD juga menyampaikan laporan perkembangan pelaksanaan program di masing-masing bidang, menyampaikan kendala yang dihadapi, serta mengajukan usulan langkah penyelesaian. Berbagai masukan dan pandangan dari peserta rapat kemudian dibahas bersama untuk disusun menjadi langkah-langkah penyelesaian yang lebih efektif dan terpadu.
Di akhir rapat, Sekda Ir. H. Asmar Wijaya memerintahkan kepada seluruh peserta untuk segera menindaklanjuti hasil rapat di lapangan, mempercepat pelaksanaan program, serta melaporkan perkembangannya secara berkala.
“Mari kita bekerja dengan tulus, ikhlas, dan penuh tanggung jawab. Seluruh upaya yang kita lakukan hari ini adalah demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten OKI yang lebih baik dan sejahtera,” pungkas Asmar.
Dengan terselenggaranya rapat koordinasi dan monitoring ini, diharapkan tercipta kesatuan langkah dan kesinambungan program penanggulangan kemiskinan serta pelaksanaan Program 3 Juta Rumah di Kabupaten OKI berjalan lebih terarah, cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Hendri)



































