OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Dalam upaya nyata mendukung pelestarian lingkungan dan menumbuhkan budaya hidup bersih di lingkungan kerja, Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Bank Sampah ELIT (Edukasi Lingkungan Terpadu) secara aktif menggalakkan Gerakan OKI Lestari. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan kesadaran kolektif dalam pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan bermanfaat.
Gerakan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, Muhammad Refly, S.Sos., MM, dan diikuti secara antusias oleh seluruh perwakilan dari bidang-bidang yang ada di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten OKI. Kehadiran pimpinan dan seluruh jajaran menunjukkan komitmen kuat instansi pendidikan dalam mendukung program lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Muhammad Refly menjelaskan bahwa Gerakan OKI Lestari ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran seluruh pegawai, pendidik, dan tenaga kependidikan akan pentingnya mengelola sampah secara bijak.
Menurutnya, pengelolaan yang dimaksud tidak sekadar membuang sampah, melainkan mencakup tahapan pemilahan sejak dari sumbernya, pengumpulan yang teratur, hingga pemanfaatan kembali sampah yang masih memiliki nilai ekonomis.
“Kita ingin mengubah pandangan bahwa sampah bukanlah sesuatu yang tidak berguna. Melalui pemilahan yang tepat, sampah plastik, kertas, kaleng, dan bahan lainnya dapat diolah kembali atau dijual, sehingga memberikan manfaat ekonomi sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir,” jelas Refly. Kamis (11/06/2026).
Ia juga menekankan bahwa lingkungan kantor yang bersih, sehat, dan hijau tidak hanya berdampak pada kenyamanan bekerja, tetapi juga menjadi contoh teladan yang dapat ditularkan kepada siswa dan masyarakat luas.
“Sebagai pelaku dunia pendidikan, kita memiliki tanggung jawab ganda: mengelola lingkungan sendiri dengan baik, sekaligus mengajarkan nilai-nilai pelestarian alam kepada generasi penerus,” tegas Refly.
Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, seluruh peserta kegiatan diajak untuk menjadikan lingkungan kantor sebagai ruang kerja yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan. Refly mengingatkan bahwa setiap tindakan kecil dalam mengelola sampah merupakan kontribusi nyata yang berarti bagi kelestarian bumi dan masa depan yang lebih baik.
Di akhir arahannya, Kepala Dinas Pendidikan OKI menyampaikan pesan-pesan penting yang menjadi semangat gerakan ini, yaitu:
– Pilah Sampah dari Sumbernya
Memisahkan sampah organik dan anorganik sejak awal
– Kurangi Sampah, Tingkatkan Manfaat
Mengurangi penggunaan barang sekali pakai dan memaksimalkan manfaat sampah
– Wujudkan Kantor Ramah Lingkungan
Menjadikan instansi pendidikan sebagai contoh pengelolaan lingkungan yang baik
– Bersama Membangun OKI yang Bersih, Hijau, dan Lestari
Mengajak seluruh elemen masyarakat bergotong royong menjaga alam
“Melalui Gerakan OKI Lestari dan peran aktif Bank Sampah ELIT, Dinas Pendidikan Kabupaten OKI ini dapat terus menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kabupaten yang tidak hanya maju dalam bidang pendidikan, tetapi juga unggul dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup” tutup Refly. (Hendri)
































