JAKARTA, KITOUPDATE.COM — Ketua MPR RI Ahmad Muzani menegaskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur harus terus dilanjutkan. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau langsung progres pembangunan bersama delegasi, Senin (20/4).
Dalam kunjungan tersebut, Muzani menyoroti percepatan signifikan pembangunan sejumlah infrastruktur strategis, termasuk kompleks legislatif dan fasilitas negara lainnya. Ia mengaku mendapat paparan langsung dari Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono terkait perkembangan terkini proyek tersebut.
“Saya kira kita dikagetkan oleh penjelasan Pak Basuki. Kalau sudah seperti ini, maka IKN harus terus dilanjutkan,” ujar Muzani dalam keterangannya di Jakarta.
Ia membandingkan kondisi terbaru dengan kunjungan MPR pada akhir 2024, saat sejumlah proyek seperti masjid negara, rumah jabatan menteri, dan gedung pemerintahan masih dalam tahap perencanaan. Kini, pembangunan berbagai fasilitas tersebut disebutnya mengalami percepatan signifikan.
Muzani menegaskan, IKN harus menjadi simbol kemajuan arsitektur nusantara, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto. Ia juga memastikan proyek yang digagas Presiden ke-7 Joko Widodo itu akan berlanjut di era pemerintahan saat ini.
Lebih lanjut, ia menyebut desain gedung lembaga legislatif dan yudikatif di IKN telah mendapat persetujuan Presiden. Pemerintah menargetkan roda pemerintahan di IKN mulai berjalan pada 2028, dengan proses pemindahan aparatur sipil negara (ASN) dilakukan secara bertahap mulai tahun ini atau tahun depan.
Sementara itu, Basuki Hadimuljono mengungkapkan Presiden telah menyetujui desain pembangunan gedung legislatif, meliputi MPR, DPR, dan DPD serta gedung lembaga yudikatif seperti Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi.
Ia memastikan lahan pembangunan telah siap dan proyek ditargetkan rampung dalam dua tahun ke depan.
“Pembangunan gedung sidang paripurna MPR akan kami selesaikan dalam dua tahun ini, termasuk kantor dan ruang staf untuk MPR, DPR, dan DPD,” tegas Basuki. (**)
































