Beranda Ogan Kemering Ilir Hari Bakti Pendamping Desa, TAPM OKI Tegaskan Komitmen Bekerja Berdampak dan Berinovasi

Hari Bakti Pendamping Desa, TAPM OKI Tegaskan Komitmen Bekerja Berdampak dan Berinovasi

34
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Dalam suasana penuh semangat pengabdian, seluruh jajaran Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Ogan Komering Ilir merayakan momen istimewa Hari Bakti Pendamping Desa. Peringatan ini bukan sekadar perayaan, melainkan refleksi perjalanan panjang dedikasi para pendamping yang senantiasa hadir di tengah masyarakat, mendampingi pembangunan dari desa, dan mewujudkan cita-cita kemandirian desa.

Koordinator TAPM P3MD Kabupaten OKI, Nensi Novianti, ST,.MT menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) yang telah bekerja keras, tulus, dan penuh tanggung jawab di wilayah binaan masing-masing.

“Selamat Hari Bakti Pendamping Desa untuk seluruh rekan-rekan pendamping di Kabupaten OKI. Semoga ke depan kita semakin kuat, semakin kompak, dan semakin memberikan dampak nyata bagi kemajuan desa-desa yang kita dampingi. Ingatlah, keberhasilan pembangunan desa tidak bisa dijalankan sendirian, melainkan harus dibangun di atas pondasi sinergi yang kokoh antara pemerintah desa, masyarakat, dan kita selaku pendamping. Mari terus berinovasi, karena tantangan ke depan semakin kompleks, dan inovasi adalah kunci agar program-program desa semakin tepat sasaran dan bermanfaat luas,” ujar Nensi. Selasa (06/10/2026)

Sementara itu, Ketua Forum Pendamping Desa Kabupaten OKI, Iskandar Dinata, turut menyampaikan pesan yang menyentuh hati sekaligus memotivasi seluruh rekan pendamping.

Ia menegaskan bahwa menjadi pendamping desa adalah sebuah pilihan mulia dan amanah besar yang harus dijaga dengan integritas tinggi.

“Menjadi Pendamping Desa bukan sekadar pekerjaan mencari nafkah, melainkan sebuah panggilan untuk hadir, mendengar, dan memberdayakan. Tema kita hari ini Bekerja Berdampak, Bersinergi dan Berinovasi, harus menjadi pedoman nyata dalam setiap langkah kita. Bekerja berdampak berarti setiap program yang kita fasilitasi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga. Bersinergi berarti kita menjembatani berbagai pihak agar bergerak pada satu tujuan yang sama. Dan berinovasi berarti kita tidak berhenti pada cara lama, tetapi terus mencari solusi terbaik agar desa semakin maju dan mandiri,” jelas Iskandar.

Ia juga mengingatkan bahwa di tengah berbagai dinamika dan tantangan di lapangan, semangat pengabdian tidak boleh luntur. Justru di situlah letak peran penting pendamping, menjadi mitra pemikir, sahabat masyarakat, dan jembatan penghubung antara kebijakan dan realitas di desa.

“Kita adalah pelopor perubahan di tingkat paling bawah. Jika kita berhenti belajar, desa akan tertinggal. Jika kita berhenti bergerak, harapan warga akan terhambat. Tetaplah menjadi pendamping yang rendah hati namun berpengaruh, sederhana namun bermakna besar. Terima kasih atas keringat, waktu, dan kesabaran kalian dalam mendampingi desa-desa tercinta di Kabupaten OKI,” ungkap Inskandar.

Hari Bakti ini juga menjadi momen evaluasi sekaligus penyemangat untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat koordinasi antar-pendamping, serta memperbaiki kualitas pendampingan di setiap desa.

“Dengan semangat baru, diharapkan seluruh Pendamping Desa di Kabupaten OKI dapat semakin profesional, responsif, dan mampu menghadirkan solusi inovatif demi terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera” tegas Iskandar.

Selamat Hari Bakti, para pahlawan di tengah masyarakat! Teruslah berkarya, karena desa yang kuat adalah fondasi Indonesia yang maju. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini