MANOKWARI, KITOUPDATE.COM – Pemerintah Provinsi Papua Barat mengalokasikan anggaran Rp57,06 miliar melalui program Papua Barat Cerdas untuk membantu biaya pendidikan 10.872 pelajar dan mahasiswa, mulai dari jenjang SMA/SMK hingga perguruan tinggi, termasuk pendidikan dokter, pascasarjana, dan pilot.
Program ini mencakup beragam bentuk dukungan, mulai dari bantuan seragam sekolah, beasiswa prestasi akademik, hingga pembiayaan pendidikan tinggi. Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut dapat memperluas akses pendidikan dan meringankan beban biaya yang ditanggung peserta didik maupun keluarga.
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan, total penerima program Papua Barat Cerdas mencapai 10.872 orang yang tersebar dalam berbagai kategori bantuan pendidikan.
“Total penerima program Papua Barat Cerdas sebanyak 10.872 peserta didik jenjang SMA/SMK maupun mahasiswa,” kata Dominggus di Manokwari, Senin (12/10).
Dari keseluruhan alokasi, bantuan terbesar diberikan kepada 2.351 mahasiswa program sarjana (S1) umum dengan anggaran Rp23,51 miliar. Setiap mahasiswa berhak menerima bantuan Rp10 juta setelah memenuhi persyaratan, termasuk indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,75.
Dominggus menjelaskan, bantuan pendidikan S1 umum menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi bagi mahasiswa yang memenuhi ambang batas IPK tersebut. Sementara mahasiswa dengan IPK di bawah 2,75 menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten.
“Provinsi hanya menangani bantuan pendidikan S1 umum dengan IPK minimal 2,75. Kalau IPK di bawah itu, jadi tanggung jawab kabupaten,” ujarnya.
Di tingkat sekolah menengah, Pemprov Papua Barat mengalokasikan Rp12,81 miliar untuk bantuan seragam bagi 4.691 siswa, terdiri atas 3.424 siswa SMA dan 1.267 siswa SMK. Setiap siswa SMA memperoleh bantuan Rp3 juta, sedangkan siswa SMK Rp2 juta.
Pemerintah provinsi juga menyiapkan Rp9,39 miliar untuk beasiswa prestasi akademik bagi 3.505 siswa SMA dan SMK sederajat. Rinciannya, sebanyak 2.450 siswa SMA mendapat alokasi Rp6,56 miliar dan 1.055 siswa SMK memperoleh Rp2,83 miliar.
Pada jenjang pendidikan tinggi dan profesi, bantuan turut menyasar 106 mahasiswa kedokteran dengan anggaran Rp1,06 miliar serta 28 peserta pendidikan profesi dokter atau koas dengan alokasi Rp2,8 miliar.
Bantuan lainnya mencakup pendidikan diploma tiga (D3) sebesar Rp133 juta untuk 19 mahasiswa, pendidikan magister (S2) sebesar Rp2,62 miliar bagi 131 mahasiswa, serta pendidikan doktoral (S3) senilai Rp1,14 miliar bagi 38 mahasiswa.
Tak hanya itu, Pemprov Papua Barat menyediakan anggaran Rp2 miliar bagi dua peserta pendidikan pilot, masing-masing memperoleh dukungan Rp1 miliar. Pemerintah juga mengalokasikan Rp1,60 miliar untuk satu mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri.
Secara keseluruhan, program Papua Barat Cerdas mencakup 12 kategori bantuan pendidikan yang menyasar pelajar sekolah menengah, mahasiswa, peserta pendidikan profesi, hingga pendidikan keahlian khusus.
Besarnya anggaran dan luasnya sasaran penerima membuat program ini menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam mendukung sektor pendidikan. Pelaksanaannya tetap perlu diikuti dengan penyaluran yang tepat sasaran, transparansi penerima, serta evaluasi manfaat agar bantuan benar-benar berdampak pada keberlanjutan pendidikan masyarakat Papua Barat. (**)


































