Beranda Headline Eks Kapuspen TNI Kini Pimpin BNPB

Eks Kapuspen TNI Kini Pimpin BNPB

12
0

JAKARTA, KITOUPDATE.COM – Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10).

Kristomei menggantikan Letjen TNI Suharyanto untuk memimpin lembaga yang memiliki peran strategis dalam mitigasi, penanganan darurat, hingga pemulihan pascabencana di Indonesia.

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 113/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BNPB. Dalam prosesi itu, Kristomei mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo.

“Bahwa saya akan setia dan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Kristomei saat mengucapkan sumpah jabatan.

Pergantian kepemimpinan ini berlangsung di tengah besarnya tantangan penanggulangan bencana di Tanah Air. Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap berbagai bencana, mulai dari gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, hingga banjir dan tanah longsor.

Karena itu, kepemimpinan baru BNPB tidak hanya dituntut memperkuat respons saat bencana terjadi, tetapi juga meningkatkan kesiapsiagaan, mitigasi risiko, koordinasi lintas instansi, serta efektivitas distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak.

 

Berpengalaman di Komando dan Penerangan TNI

Kristomei Sianturi lahir di Kotabumi, Lampung Utara, pada 6 Mei 1976. Ia merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara tahun 1994 dan Akademi Militer tahun 1997 dari kecabangan Infanteri.

Pendidikan militernya berlanjut melalui Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) dan Sesko TNI. Ia juga menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan.

Dalam perjalanan kariernya, Kristomei pernah memimpin satuan tempur, antara lain sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak pada 2013–2014 dan bertugas di lingkungan Yonif Para Raider 328.

Pengalamannya kemudian berkembang ke bidang operasi dan manajemen organisasi. Ia pernah menjabat Sekretaris Pribadi Wakil Kepala Staf Angkatan Darat pada 2017 serta Asisten Operasi Kasdam I/Bukit Barisan pada 2020–2022.

Kristomei juga memiliki pengalaman panjang dalam komunikasi publik militer. Ia dipercaya menjadi Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat pada 2023–2024, kemudian menjabat Kepala Pusat Penerangan TNI pada awal 2025.

Selain itu, ia pernah menjabat Wakil Gubernur Akademi Militer pada 2024–2025 sebelum mengemban tugas sebagai Panglima Kodam XXI/Radin Inten.

Di tingkat internasional, Kristomei pernah terlibat dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Penugasan tersebut mengantarkannya meraih UNIFIL Medal dan Military Valour Medal dari pemerintah Lebanon.

 

Tantangan Kepemimpinan Baru

Dengan latar belakang militer, pengalaman komando, dan rekam jejak di bidang penerangan, Kristomei kini menghadapi tanggung jawab berbeda di sektor kebencanaan.

Tantangan utamanya adalah memastikan sistem penanggulangan bencana berjalan efektif, mulai dari deteksi dini dan pemetaan risiko, kesiapan personel serta peralatan, hingga kecepatan evakuasi dan penyaluran bantuan.

Pengalaman di bidang komunikasi strategis juga berpotensi menjadi modal penting dalam memperkuat penyampaian informasi kebencanaan kepada masyarakat. Informasi yang cepat, akurat, dan mudah dipahami menjadi krusial untuk mencegah kepanikan, mengurangi risiko korban, serta memastikan warga memperoleh arahan yang tepat saat situasi darurat.

Publik kini menanti langkah konkret Kristomei dalam memperkuat kesiapsiagaan nasional, meningkatkan koordinasi pemerintah pusat dan daerah, serta memastikan penanganan bencana tidak berhenti pada respons darurat, tetapi berlanjut hingga pemulihan kehidupan masyarakat terdampak. (**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini