Beranda Headline Bahlil Rangkap Menko dan Menteri ESDM

Bahlil Rangkap Menko dan Menteri ESDM

52
0

JAKARTA, KITOUPDATE.COM — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendapat penugasan baru dari Presiden Prabowo Subianto. Selain tetap menjabat sebagai Menteri ESDM, Bahlil dipercaya mengemban tugas sebagai Menteri Koordinator.

Penugasan tersebut disampaikan Bahlil saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10).

Bahlil mengaku mendapat telepon dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya terkait penugasan tersebut.

“Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab, untuk Menko merangkap Menteri ESDM. Kita jalankan semua tugas dari Bapak Presiden,” kata Bahlil.

Bahlil belum merinci posisi Menko yang akan diembannya. Namun, sebelumnya beredar informasi bahwa Ketua Umum Partai Golkar tersebut akan menempati posisi Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Saat ditanya mengenai pembagian tugas dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Bahlil belum memberikan penjelasan lebih jauh.

“Nanti kan saya belum dilantik, setelah pelantikan baru saya memberikan keterangan pers,” ujarnya.

Menurut Bahlil, penugasan tersebut merupakan amanah Presiden untuk dijalankan demi kepentingan bangsa dan negara.

“Amanah dari Bapak Presiden untuk bangsa dan negara,” kata Bahlil.

Presiden Prabowo pada Kamis siang memang dijadwalkan melantik sejumlah pejabat dan menteri di jajaran Kabinet Merah Putih di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Selain Bahlil, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto juga dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji turut merapat ke Istana menjelang pelantikan. Ia mengaku mendapat tugas membantu Presiden Prabowo di bidang perindustrian.

“Saya ditelepon Pak Seskab, ya, ada kemungkinan pokoknya urusan industri lah kira-kira begitu,” kata Sarmuji.

 

Harta Bahlil Rp344 Miliar

Di tengah penugasan barunya, data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Bahlil juga menjadi sorotan.

Berdasarkan LHKPN periodik 2025 yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 31 Maret 2026, Bahlil tercatat memiliki total harta kekayaan Rp344.415.518.982 atau sekitar Rp344,4 miliar.

Data tersebut mencatat Bahlil memiliki 19 aset berupa tanah dan/atau bangunan dengan total nilai Rp322.381.257.825. Sebagian besar aset tersebut berada di Jayapura, Papua, sementara lainnya tersebar di Jakarta Selatan, Gianyar, Sragen, dan Sleman.

Aset tanah dan bangunan dengan nilai terbesar berada di Gianyar, Bali, dengan nilai tercatat Rp53,55 miliar.

Selain properti, Bahlil tercatat memiliki dua kendaraan, yakni Toyota Harrier tahun 2007 senilai Rp44,217 juta dan Honda CR-V tahun 2010 senilai Rp31,059 juta.

Ia juga memiliki surat berharga senilai Rp1,612 miliar serta kas dan setara kas sebesar Rp20,346 miliar.

Dalam laporan tersebut, Bahlil tercatat tidak memiliki utang.

Dengan demikian, total kekayaan yang dilaporkan Bahlil mencapai Rp344,415 miliar.

Setelah tiba di Istana, Bahlil kemudian dilantik Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah pejabat lainnya. Pelantikan tersebut menandai dimulainya penugasan baru Bahlil sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus tetap memegang jabatan Menteri ESDM. (**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini