Beranda Ogan Kemering Ilir Kabel Semrawut di OKI Ditertibkan, Operator Dilibatkan

Kabel Semrawut di OKI Ditertibkan, Operator Dilibatkan

26
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mempercepat penataan jaringan kabel fiber optik yang semrawut di sejumlah ruas jalan, terutama di Kota Kayuagung dan ibu kota kecamatan. Langkah ini dilakukan dengan melibatkan operator telekomunikasi sebagai bagian dari penataan infrastruktur sekaligus peningkatan keselamatan publik.

Penataan kabel dinilai mendesak karena kondisi jaringan yang menjuntai dan tidak tertib tidak hanya merusak estetika kota, tetapi juga berpotensi mengganggu mobilitas hingga memicu kecelakaan lalu lintas.

“Jika tidak segera ditata, kabel yang semrawut bisa mengganggu aktivitas masyarakat dan membahayakan pengguna jalan,” ujar Bupati OKI melalui Asisten Bidang Umum dan Kesejahteraan Rakyat, Hj. Nursula, saat Rapat Koordinasi Pengentasan Blankspot dan Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Kantor Bupati OKI, Selasa (14/4).

Berdasarkan pemetaan Dinas Komunikasi dan Informatika OKI, sejumlah titik dengan tingkat kerawanan tinggi ditemukan di kawasan dengan lalu lintas padat, khususnya di Kota Kayuagung.

Kepala Dinas Kominfo OKI, Adi Yanto, menyebut pihaknya telah menetapkan lokasi prioritas penertiban, terutama di area dengan tingkat kesemrawutan paling tinggi.

“Penataan ini dilakukan bersama dinas terkait dan operator jaringan, agar menjadi solusi jangka panjang yang berkelanjutan,” katanya.

Penataan infrastruktur ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran, yang mengamanatkan penyediaan infrastruktur telekomunikasi secara terpadu dan dapat dimanfaatkan bersama.

Sebagai langkah strategis jangka panjang, Pemkab OKI juga menyiapkan relokasi jaringan kabel dari udara ke bawah tanah melalui sistem ducting. Skema ini dinilai lebih aman, rapi, dan mendukung wajah kota yang modern.

“Seiring pembangunan pedestrian di Kota Kayuagung, kabel udara akan direlokasi secara bertahap ke bawah tanah,” jelas Adi.

Sebelumnya, Bupati OKI H. Muchendi juga menyoroti kondisi kabel utilitas yang semrawut dan mengganggu kenyamanan ruang publik. Menindaklanjuti arahan Presiden dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Pemkab OKI berkomitmen memperkuat penataan kota.

“Kabel-kabel yang semrawut ini harus segera dibenahi,” tegas Muchendi.

Ia menambahkan, penataan kota yang tertib tidak hanya meningkatkan kenyamanan masyarakat, tetapi juga memperkuat daya tarik daerah, termasuk sektor pariwisata.

Melalui langkah ini, Pemkab OKI menargetkan terciptanya tata kota yang lebih aman, tertib, dan modern, sekaligus mendorong percepatan transformasi digital di daerah. (Rico)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini