Beranda Ogan Kemering Ilir Kepala Puskesmas Awal Terusan Imbau Waspada Diare, Pastikan Air Minum dan Makanan...

Kepala Puskesmas Awal Terusan Imbau Waspada Diare, Pastikan Air Minum dan Makanan Bersih

40
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir melalui Puskesmas Awal Terusan terus berupaya menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.

Seiring dengan perubahan cuaca dan kondisi lingkungan yang berpotensi menjadi sarang penyakit, Kepala Puskesmas Awal Terusan, Yesi, Am.Keb, mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh warga agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap timbulnya penyakit diare yang kerap muncul dan menjangkit berbagai kalangan usia, mulai dari balita, anak-anak hingga dewasa.

Yesi menyampaikan bahwa diare merupakan salah satu penyakit menular yang paling sering terjadi dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang cukup penting untuk diperhatikan. Penyakit ini umumnya ditandai dengan buang air besar berulang kali dengan bentuk cair atau encer, kadang disertai rasa sakit perut, mual, muntah, hingga demam.

Jika tidak segera ditangani dengan tepat, diare dapat menyebabkan dehidrasi yang berbahaya, terutama bagi balita, lansia, dan orang yang memiliki kondisi daya tahan tubuh lemah.

“Diare bukan sekadar sakit biasa, namun bisa berakibat fatal jika diabaikan. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh kuman, bakteri, virus, maupun parasit yang masuk ke dalam tubuh melalui air minum yang tidak bersih, makanan yang diolah atau disimpan dengan cara yang tidak higienis, serta kebiasaan mencuci tangan yang kurang baik,” jelas Yesi, Kamis (10/09/2026).

Lebih lanjut ia menjelaskan, penyebab utama tingginya kasus diare adalah kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan diri, kebersihan lingkungan, serta keamanan pangan dan air yang dikonsumsi.

Kondisi lingkungan yang kotor, penampungan air yang tidak tertutup rapat, serta pengelolaan sampah dan limbah yang belum tertata rapi juga menjadi faktor pendukung berkembangnya kuman penyebab penyakit ini.

Menurut Yesi, langkah pencegahan adalah hal paling utama dan paling efektif yang bisa dilakukan setiap warga. Ia pun membagikan beberapa langkah penting yang wajib diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

– Pertama, pastikan air yang dikonsumsi benar-benar bersih dan aman. Gunakan air yang sudah dimasak hingga mendidih atau air kemasan yang terjamin kualitasnya. Hindari meminum air langsung dari sumber mata air, sumur, atau saluran air tanpa melalui proses pembersihan dan perebusan terlebih dahulu.

– Kedua, jaga kebersihan makanan. Pastikan bahan makanan segar, tidak rusak atau basi. Olah makanan hingga benar-benar matang, dan simpan makanan di tempat tertutup agar tidak terkontaminasi lalat, debu, atau kotoran. Hindari membeli jajanan di tempat yang tidak menjaga kebersihan tempat dan cara penyajiannya.

– Ketiga, biasakan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir. Kebiasaan ini harus dilakukan terutama sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, setelah buang air besar, serta setelah mengganti popok bayi atau membersihkan kotoran. Tangan adalah sarana utama penularan kuman, sehingga kebersihan tangan sangat berpengaruh besar dalam mencegah masuknya penyakit ke dalam tubuh.

– Keempat, jaga kebersihan lingkungan rumah dan sekitar. Buang sampah pada tempatnya, buat sarana pembuangan limbah yang baik, dan pastikan tidak ada genangan air yang menjadi tempat berkembang biak kuman maupun serangga pembawa penyakit.

Kepala Puskesmas Awal Terusan juga mengingatkan masyarakat mengenai tanda-tanda bahaya yang harus segera diwaspadai dan segera dibawa ke pelayanan kesehatan terdekat.

Tanda tersebut antara lain, diare berlangsung terus-menerus, tinja bercampur darah atau lendir, disertai demam tinggi, pasien tampak sangat lemas, mata cekung, mulut kering, jarang buang air kecil atau air kencing berwarna sangat pekat, serta pada balita terlihat ubun-ubun cekung.

“Jika mengalami gejala diare, jangan langsung mengonsumsi obat sembarangan tanpa petugas tenaga kesehatan. Langkah awal yang paling tepat adalah banyak minum cairan, baik air putih maupun cairan oralit agar tubuh tidak kekurangan cairan. Segera datang ke Puskesmas, Puskesmas Pembantu, atau Pos Kesehatan Desa terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis yang tepat,” jelas Yesi.

Yesi juga menegaskan, pihaknya bersama seluruh jajaran tenaga kesehatan di wilayah Kecamatan SP Padang senantiasa siaga dan siap melayani masyarakat. Puskesmas juga akan terus melakukan pemantauan perkembangan kasus kesehatan, penyuluhan keliling, serta pembinaan sanitasi lingkungan di desa-desa agar kasus penyakit seperti diare dapat ditekan serendah mungkin.

“Kesehatan adalah tanggung jawab bersama, antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan seluruh masyarakat. Mari kita mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar untuk hidup bersih dan sehat. Dengan kesadaran dan kepatuhan menjaga kebersihan, kita pasti mampu mencegah penyakit diare dan menjaga seluruh anggota keluarga tetap sehat, bugar, dan berdaya,” pungkas Yesi

Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk kewaspadaan dini mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu serta potensi penularan penyakit yang dapat terjadi sewaktu-waktu, mengajak seluruh warga Kecamatan SP Padang untuk tidak lengah dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini