OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Langkah besar telah diambil oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten OKI sedang mengembangkan sebuah sistem informasi terintegrasi bernama SIDOKES OKI yaitu Sistem Informasi Dashboard Program Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir, yang diharapkan menjadi tonggak perubahan dalam pengelolaan dan pemantauan program kesehatan di daerah ini.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten OKI, Harry Yanridho, A.P., M.Kes, menjelaskan bahwa SIDOKES OKI hadir bukan sekadar sebagai sistem pendukung, melainkan sebagai instrumen vital yang membantu pihaknya memantau berbagai capaian program kesehatan secara menyeluruh dan akuntabel.
“SIDOKES OKI hadir untuk membantu kita memantau berbagai capaian program kesehatan, mulai dari Standar Pelayanan Minimal (SPM), Cek Kesehatan Gratis (CKG), penanganan stunting, cakupan imunisasi, kesehatan ibu dan anak, pengendalian penyakit, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)/Universal Health Coverage (UHC), hingga kinerja setiap Puskesmas yang ada di Kabupaten OKI,” ungkap Harry, Rabu (07/10/2026).
Lebih lanjut, Kadinkes OKI tersebut menyampaikan bahwa tujuan utama dari pengembangan sistem ini sangat sederhana namun memiliki dampak yang sangat luas dan strategis.
“Tujuannya sederhana yaitu mengubah data menjadi informasi, informasi menjadi keputusan, dan keputusan menjadi aksi nyata. Itulah filosofi dasar yang kami pegang dalam membangun SIDOKES OKI,” jelas Harry.
Dengan kehadiran SIDOKES OKI, proses pemantauan dan evaluasi program kesehatan di Kabupaten OKI diharapkan menjadi jauh lebih cepat, terintegrasi antar-satuan kerja, transparan kepada publik, serta berbasis data yang akurat dan terkini. Setiap angka yang tercatat dalam sistem ini memiliki makna dan manfaat nyata bagi perbaikan kualitas kesehatan masyarakat.
“Karena kami percaya, data yang baik bukan hanya untuk dilaporkan ke atas, tetapi untuk digunakan dalam mengambil keputusan yang tepat sasaran dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan,” tegas Harry.
SIDOKES OKI dirancang untuk menjawab tantangan pengelolaan data kesehatan yang selama ini seringkali terpisah-pisah antar program. Melalui sistem ini, seluruh data kesehatan dari berbagai sumber dan tingkatan dapat dikelola dalam satu pintu, sehingga memudahkan pimpinan, petugas kesehatan, maupun pemangku kebijakan dalam melihat gambaran kesehatan masyarakat secara utuh dan akurat setiap saat.
Sistem ini juga diharapkan dapat membantu memantau kinerja masing-masing Puskesmas secara objektif, sehingga tercipta kompetisi yang sehat antar wilayah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Capaian program seperti penurunan angka stunting, cakupan imunisasi lengkap, keberhasilan program Cek Kesehatan Gratis, hingga peningkatan kepesertaan JKN dapat dipantau secara langsung melalui dashboard yang mudah diakses dan dipahami.
Harry Yanridho menegaskan bahwa SIDOKES OKI merupakan wujud nyata komitmen Dinas Kesehatan Kabupaten OKI dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berbasis bukti.
“SIDOKES OKI, Data Terintegrasi, Keputusan Tepat, OKI Sehat!” pungkas Harry.
Pengembangan SIDOKES OKI ini diharapkan dapat beroperasi secara optimal dalam waktu dekat, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh jajaran tenaga kesehatan dan, yang terpenting, oleh masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir secara luas. (Hendri)


































