Beranda Headline Suyudi Ganti 19 Kapolda

Suyudi Ganti 19 Kapolda

38
0

JAKARTA, KITOUPDATE.COM – Baru sehari memegang tongkat komando Polri, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto langsung menggerakkan gerbong organisasi.

Sebanyak 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri dimutasi, termasuk 19 kepala kepolisian daerah (Kapolda). Sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri juga ikut berganti.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, sehari setelah Suyudi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo pada 1 Oktober 2026.

Langkah awal kepemimpinan Suyudi itu menyasar sejumlah posisi penting, mulai dari Kabareskrim, Kabaharkam, Kabaintelkam, Kadiv Propam, Kadiv TIK, hingga Kadensus 88 Antiteror Polri.

Dari 88 personel yang dimutasi, 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru, sementara 21 personel mengalami kenaikan tingkat kepangkatan.

 

14 PJU Mabes Polri Berganti

Pada jajaran pejabat utama Mabes Polri, sejumlah posisi strategis mengalami pergantian.

Di antaranya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri dipercaya menjadi Irwasum Polri, Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam, dan Irjen Pol. Asep Safrudin sebagai Kabareskrim.

Kemudian Irjen Pol. Hery Herjawan ditugaskan sebagai Kabaharkam Polri, Irjen Pol. Rudi Darmoko sebagai Kalemdiklat Polri, serta Irjen Pol. Andik Setiyono sebagai Astamarena Kapolri.

Posisi strategis lainnya juga berganti. Brigjen Pol. Agus Dwi Hermawan ditugaskan sebagai Aslog Kapolri, Brigjen Pol. Deni Dharmapala sebagai As SDM Kapolri, Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap sebagai Kadiv Propam, dan Irjen Pol. Roberto G. M. Pasaribu sebagai Kadiv TIK Polri.

Sementara itu, Brigjen Pol. Tubagus Ami Prindani dipercaya memimpin Densus 88 Antiteror Polri, Irjen Pol. Ahrie Sonta N sebagai Kadivkum, Irjen Pol. Arie Ardian Rishadi sebagai Kakortastipidkor, serta Kombes Pol. Didik Hariyanto sebagai Koorspripim Polri.

 

19 Kapolda Berganti

Perombakan juga menjangkau 19 jabatan Kapolda di berbagai wilayah.

Irjen Pol. Dadang Hartanto ditugaskan sebagai Kapolda Metro Jaya. Kemudian Irjen Pol. Suwondo Nainggolan sebagai Kapolda Maluku dan Irjen Pol. Suhendri sebagai Kapolda Kepulauan Riau.

Selanjutnya, Irjen Pol. Arman Achdiat dipercaya sebagai Kapolda Riau, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur, dan Irjen Pol. Hengki sebagai Kapolda Jawa Barat.

Untuk Polda Banten, jabatan Kapolda dipercayakan kepada Brigjen Pol. Hendra Kurniawan, sedangkan Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan menjadi Kapolda Jawa Tengah dan Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono menjadi Kapolda Jawa Timur.

Pergantian juga terjadi di Bali dengan Brigjen Pol. Pasma Royce sebagai Kapolda Bali. Irjen Pol. Jawari ditugaskan sebagai Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. M. Awal Chairuddin sebagai Kapolda Sulawesi Selatan, dan Irjen Pol. Widodo sebagai Kapolda Jambi.

Selanjutnya, Irjen Pol. Nurworo Danang menjadi Kapolda Gorontalo, Brigjen Pol. Sonny Irawan sebagai Kapolda Sumatera Utara, serta Brigjen Pol. Rony Samtana sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

Untuk wilayah Sulawesi, Irjen Pol. Rizal Irawan ditugaskan sebagai Kapolda Sulawesi Tengah dan Irjen Pol. Totok Suharyanto sebagai Kapolda Sulawesi Barat. Sementara Irjen Pol. Langgeng Purnomo dipercaya memimpin Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Polri: Bagian dari Dinamika Organisasi

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.

Menurut dia, kebijakan tersebut dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus menjadi bagian dari pembinaan karier dan penyegaran pelaksanaan tugas kepolisian.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny, Sabtu (3/10/2026).

Johnny berharap seluruh personel yang mendapat amanah baru segera menyesuaikan diri dengan tanggung jawab masing-masing.

Mereka juga diminta melanjutkan program yang telah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian secara optimal kepada masyarakat.

“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya. (**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini