Beranda Headline Tanggapi Tuntutan, Dasco Telepon Bahlil & Nanik di Hadapan Mahasiswa

Tanggapi Tuntutan, Dasco Telepon Bahlil & Nanik di Hadapan Mahasiswa

62
0

JAKARTA, KITOUPDATE.COM – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad langsung menghubungi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang saat menerima audiensi mahasiswa yang menggelar demonstrasi di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (19/6).

Langkah tersebut dilakukan untuk mempertemukan langsung aspirasi mahasiswa dengan para pengambil kebijakan terkait sejumlah isu yang menjadi tuntutan massa aksi, mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), kenaikan harga Pertamax, hingga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa yang turut hadir dalam pertemuan itu mengatakan mahasiswa dapat mendengarkan secara langsung respons pemerintah terhadap berbagai tuntutan yang disampaikan.

“Semua berkomitmen untuk tetap menjaga stabilitas ekonomi dan politik secara nasional,” ujar Saan kepada awak media usai audiensi.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah juga menjelaskan kebijakan efisiensi anggaran yang disebut mencapai sekitar Rp70 triliun. Dana hasil penyisiran sejumlah pos belanja yang dinilai kurang efektif itu diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Menanggapi keluhan mahasiswa terkait kenaikan harga Pertamax dan kelangkaan BBM subsidi di sejumlah daerah, Saan menyebut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berjanji akan berupaya menyelesaikan persoalan tersebut, termasuk memastikan distribusi dan ketersediaan BBM subsidi bagi masyarakat tetap terjaga.

Menurutnya, stabilitas politik dan ekonomi merupakan faktor penting yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sehingga perlu menjadi perhatian bersama.

“Stabilitas politik dan ekonomi sangat penting karena memengaruhi berbagai sektor kehidupan masyarakat, dan hal itu juga menjadi salah satu perhatian mahasiswa,” katanya.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti Dhenni Ribowo menegaskan DPR harus menjalankan fungsi pengawasan dan menjadi jembatan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

Ia mengingatkan agar pemerintah tidak mengabaikan persoalan kebutuhan dasar masyarakat yang berkaitan langsung dengan kondisi ekonomi rakyat.

“Isu perut itu jangan dicoba-coba kepada masyarakat. Karena kalau masyarakat nanti sudah lapar, emosi, pasti pemerintah yang kena,” tegas Dhenni.

Audiensi tersebut menjadi ruang dialog antara mahasiswa, DPR, dan pemerintah untuk membahas berbagai isu yang dinilai berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, khususnya terkait kebutuhan energi dan program kesejahteraan publik. (Net/ant)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini