Beranda Headline Trump Yakin Kesepakatan AS-Iran Tercapai Pekan Depan

Trump Yakin Kesepakatan AS-Iran Tercapai Pekan Depan

7
0

WASHINGTON, KITOUPDATE.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan optimisme bahwa kesepakatan antara Washington dan Teheran berpotensi tercapai dalam waktu dekat, bahkan kemungkinan pada pekan depan.

Dalam wawancara dengan ABC News, Trump mengatakan peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran semakin terbuka. Ia menilai hasil diplomasi tersebut dapat memberikan dampak yang lebih baik dibandingkan konfrontasi militer.

“Saya rasa Anda berbicara soal pekan depan,” kata Trump saat ditanya mengenai prospek tercapainya kesepakatan dengan Iran.

Menurut Trump, proses negosiasi yang berlangsung tidak mudah mengingat kompleksitas hubungan kedua negara yang selama bertahun-tahun diwarnai ketegangan dan permusuhan.

“Ini bukan hal yang mudah. Anda berbicara tentang negara yang sangat besar yang sedang membuat kesepakatan. Ada permusuhan yang luar biasa,” ujarnya.

Trump juga menegaskan bahwa kesepakatan yang berhasil dicapai nantinya bisa menjadi solusi yang jauh lebih baik dibandingkan kemenangan melalui jalur militer.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengungkapkan bahwa komunikasi antara Iran dan Amerika Serikat masih terus berlangsung melalui berbagai saluran.

“Pembahasan dan pertukaran pesan masih terus berlangsung. Sampai hasil yang jelas tercapai, tidak mungkin membuat penilaian apa pun,” tulis Araghchi melalui akun Telegram resminya pada Ahad (31/5).

Ia menegaskan bahwa berbagai informasi yang beredar saat ini masih bersifat spekulatif dan belum dapat dijadikan dasar untuk menarik kesimpulan mengenai hasil akhir perundingan.

Sebelumnya, pada Jumat pagi waktu Washington, Trump menggelar pengarahan intelijen terkait Iran dan menyatakan akan segera mengambil keputusan final mengenai langkah AS terhadap negara tersebut. Namun, sejumlah media Amerika Serikat melaporkan bahwa hingga kini belum ada kesepakatan akhir yang berhasil dicapai.

Di sisi lain, The New York Times melaporkan bahwa pemerintahan Trump telah mengajukan proposal baru kepada Teheran dengan sejumlah persyaratan yang lebih ketat sebagai bagian dari upaya mencapai kesepakatan guna meredakan konflik yang berlangsung. (Ant/net)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini