Beranda Ogan Kemering Ilir Tim Gabungan Padamkan Lahan Terbakar di Pulu Beruang

Tim Gabungan Padamkan Lahan Terbakar di Pulu Beruang

31
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Tim gabungan TNI, Polri, BPBD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), RPK PT Riki dan masyarakat bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Pulu Beruang, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI, Senin (5/10/2026).

Penanganan dilakukan setelah terdeteksi adanya hotspot/firespot di wilayah Kecamatan Tulung Selapan. Tim gabungan langsung melakukan groundcheck untuk memastikan keberadaan titik api sekaligus mengambil langkah pemadaman.

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, ditemukan kebakaran yang melanda lahan desa dan lahan milik PT Riki dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai 5 hektare.

Lokasi kebakaran berada di sekitar koordinat S -3°14’06,7” dan E 105°18’58,8”. Saat dilakukan penanganan, api masih ditemukan menyala disertai kepulan asap tebal.

Sebanyak 3 personel TNI, 9 personel Polri, 5 personel RPK PT Riki dan sekitar 10 warga dikerahkan dalam upaya pemadaman. Tim juga menggunakan satu unit water tank dengan memanfaatkan sumber air dari kanal yang berada di sekitar lokasi.

Hingga penanganan berlangsung, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti dan masih dalam penyelidikan.

Dandim 0402/OKI-OI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H. mengatakan pihaknya terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi karhutla, terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas.

“Kami terus mengedepankan langkah cepat melalui patroli, groundcheck, pemadaman dan pendinginan di setiap lokasi yang terindikasi terjadi Karhutla. Penanganan ini membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat,” ujarnya.

Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, personel gabungan juga melaksanakan patroli darat di wilayah rawan karhutla, melakukan verifikasi hotspot, memantau perkembangan situasi serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Dandim mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.

“Pencegahan menjadi langkah utama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api dapat dengan cepat meluas dan membahayakan lingkungan maupun permukiman warga,” tegasnya.

Hingga kegiatan berakhir, tim gabungan masih disiagakan di lokasi untuk melanjutkan pemadaman dan pendinginan. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan api benar-benar padam serta mencegah munculnya kembali titik api di kawasan yang terbakar. (**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini