Beranda Ogan Kemering Ilir Karhutla di Sungai Bungin, TNI Kerahkan 13 Personel

Karhutla di Sungai Bungin, TNI Kerahkan 13 Personel

19
0

OKI, KITOUPDATE.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Kali ini, api membakar lahan seluas sekitar tiga perempat hektare di Desa Sungai Bungin, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kamis (8/10/2026) petang.

Tim Satgas Yonif 949 yang diperbantukan (BKO) kepada Koramil 402-08/Pampangan bersama personel Koramil dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Berkat penanganan tim gabungan, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merambat ke lahan lainnya.

Informasi kebakaran diterima sekitar pukul 18.36 WIB. Titik api berada tidak jauh dari jalan penghubung Desa Sungai Bungin menuju Desa Sukaraja. Laporan awal disampaikan warga kepada Hamzah, anak dari kepala desa setempat.

Menerima informasi tersebut, tim gabungan langsung menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Sebanyak 13 personel TNI dari Koramil 402-08/Pampangan dan Satgas Yonif 949 turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman.

Danramil 402-08/Pampangan, Lettu Arm Zolimin, mengatakan kecepatan respons menjadi faktor penting untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan pemadaman bersama petugas Damkar. Berkat respons cepat dan kerja sama di lapangan, api berhasil dipadamkan dan tidak sempat merambat ke lahan lainnya,” ujarnya.

Meski api berhasil dikendalikan, upaya antisipasi tetap disiapkan. Personel bersama warga merencanakan patroli lanjutan guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api. Petugas juga mengisi ulang air pada kedua unit mobil Damkar untuk memastikan kesiapan apabila diperlukan penanganan susulan.

Dalam operasi tersebut, tim menggunakan dua unit kendaraan pemadam, yakni satu unit mobil Damkar Mitsubishi Fuso Canter Euro 4 dan satu unit mobil Damkar Kodam.

Sinergi TNI, petugas Damkar, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla di wilayah OKI. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama untuk memastikan tidak muncul titik api baru setelah kebakaran berhasil dipadamkan.

Patroli lanjutan dan kesiapsiagaan personel diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran susulan, sekaligus mencegah api meluas dan mengancam lingkungan maupun aktivitas warga. (Ril)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini