OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Suasana lapangan di Desa Batu Ampar berubah menjadi lautan sorak-sorai penonton saat dua tim musabab sekaligus tim legenda bentrok di babak perempat final Mini Soccer Batu Ampar Cup 2026.
Laga yang mempertemukan tim tuan rumah Kijang Mas FC melawan Purnama FC dari Kayuagung ini pantas diberi gelar El Classico, mengingat rivalitas yang sudah terjalin panjang di antara kedua kubu.
Ini bukan pertama kalinya kedua tim saling berhadapan. Bahkan, ini merupakan pertemuan kelima sepanjang sejarah pertemuan mereka yang semuanya berlangsung sangat ketat. Uniknya, empat pertemuan terakhir keduanya selalu terjadi di babak final berbagai turnamen, dan dalam empat kesempatan itu, Purnama FC selalu sukses keluar sebagai juara. Rekor ini tentu menjadi beban sekaligus motivasi tersendiri bagi Kijang Mas FC untuk mematahkan dominasi tim dari Kayuagung tersebut.
Sejak ditiup peluit pertama, atmosfer pertandingan langsung terasa memanas. Bermain di hadapan ratusan pendukung setia tuan rumah, Kijang Mas FC yang dikapteni oleh Irvan Zidni tampil percaya diri dan berani mengambil inisiatif serangan.
Penguasaan bola berjalan sengit di tengah lapangan, namun Purnama FC tidak terpengaruh tekanan dan tampil dengan pertahanan yang rapat dan terorganisir.
Momen krusial terjadi tepat pada menit ke-25. Pemain Purnama FC dilangar di area berbahaya, tak jauh dari gawang Kijang Mas. Kesempatan emas ini dimanfaatkan dengan sangat sempurna oleh pemain bernomor punggung 15, Sakti.
Melalui eksekusi tendangan bebas yang cerdas dan presisi, bola meluncur deras ke pojok kanan gawang yang tak terjangkau oleh kiper Kijang Mas, Sandi Kurniawan. Skor 1–0 bertahan hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, dan Purnama FC unggul tipis.
Memasuki babak kedua, Kijang Mas FC meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Tercatat tak kurang dari empat kali peluang emas diciptakan tim tuan rumah, namun nasib belum berpihak kepada mereka. Baik mistar gawang maupun penampilan heroik kiper Purnama FC menjadi penghalang yang sulit ditembus.
Pertandingan semakin memanas di menit-menit akhir. Kelelahan mulai terlihat, gesekan di lapangan tak terhindarkan, dan wasit tak segan-segan mengeluarkan peringatan serta kartu kuning untuk menjaga kedisiplinan kedua tim.
Namun skor tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan. Purnama FC sukses mempertahankan keunggulan 1–0 dan melaju ke babak semifinal, sekaligus memperpanjang rekor dominasi mereka atas Kijang Mas FC.
Meski tensi pertandingan sangat tinggi selama 60 menit berlangsung, suasana berubah hangat begitu peluit akhir dibunyikan. Kedua tim saling bersalaman, berpelukan, dan menunjukkan bahwa di atas segalanya, persahabatan tetap berdiri tegak.
“Rivalitas hanya berlaku di lapangan dan tidak akan berlanjut setelah pertandingan usai.” tegas Irvan Zidni, Kapten Kijang Mas FC.
Irvan juga menyampaikan rasa bangganya terhadap penampilan seluruh rekan-rekan satu timnya.
“Kami telah melakukan yang terbaik pada pertandingan hari ini, akan tetapi keberuntungan belum berpihak kepada kami. Terima kasih saya ucapkan kepada rekan satu tim yang telah bekerja keras hari ini.” ungkap Irvan.
Ia tak lupa memberikan apresiasi kepada tim lawan.
“Selamat kami ucapkan kepada tim Purnama yang telah berhasil melaju ke babak semifinal. Rasa penasaran pasti tetap ada dan ini akan terus memotivasi kami untuk lebih baik lagi di masa mendatang.” tegas Irvan.
Di sisi lain, Sakti, kapten sekaligus pencetak gol tunggal kemenangan Purnama FC, memberikan pujian tinggi kepada tim lawan.
“Setiap kali berhadapan dengan Kijang Mas FC, tidak ada kata santai. Pertandingan selalu sangat berat, menguras tenaga, dan menuntut kerja keras penuh di lapangan.” tutur Sakti.
Ia juga memuji kedisiplinan dan kualitas permainan tuan rumah.
“Selain didukung penuh oleh suporter yang luar biasa, setiap pemain Kijang Mas memiliki kedisiplinan tinggi dan kemampuan teknis yang sangat merepotkan kami.” lanjut Sakti.
Sakti juga menyampaikan terima kasih kepada panitia dan warga Batu Ampar.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak, terkhusus panitia pelaksana. Meskipun kami tim tamu, keramah-tamahan dan kenyamanan yang diberikan membuat kami seakan-akan bertanding di kandang sendiri,” pungkas Sakti.
Dengan berakhirnya babak perempat final ini, empat tim yang berhak melaju ke babak semifinal Mini Soccer Batu Ampar Cup 2026 telah terpilih, yaitu:
– Alter FC
– Ngeradak FC
– Kirans Mulia FC
– Purnama FC
Semifinal dipastikan akan berlangsung semakin sengit dan kompetitif. Siapakah yang akhirnya akan mengangkat piala juara? Pantau terus perkembangannya di Kito Update. (Hendri)


































