Beranda Palembang Feby: Posyandu Jangan Sekadar Seremonial

Feby: Posyandu Jangan Sekadar Seremonial

15
0

PALEMBANG, KITOUPDATE.COM — Ketua TP PKK Sumatera Selatan sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu, Feby Herman Deru, menegaskan Posyandu tidak boleh sekadar menjadi kegiatan rutin bulanan, melainkan harus benar-benar efektif menjawab persoalan kesehatan ibu dan anak di tingkat akar rumput.

Penegasan itu disampaikan saat meninjau Posyandu Kenanga. Dalam kunjungan tersebut, Feby tidak hanya memantau jalannya layanan, tetapi juga menyoroti pentingnya kualitas pelayanan yang konsisten dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia mengingatkan, meski kini Posyandu telah berdiri mandiri dan mengacu pada enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), implementasi di lapangan kerap menghadapi tantangan, mulai dari rendahnya partisipasi masyarakat hingga pola asuh yang belum sepenuhnya mendukung tumbuh kembang anak.

“Posyandu jangan hanya ramai saat penimbangan. Yang lebih penting adalah kesadaran berkelanjutan dari keluarga,” tegasnya.

Feby menekankan, peran ibu sangat menentukan, terutama dalam memastikan anak mendapatkan imunisasi dasar lengkap dan asupan ASI yang cukup. Namun, ia juga menyoroti bahwa tanggung jawab tersebut tidak bisa dibebankan kepada ibu semata.

Keterlibatan anggota keluarga lain, termasuk para nenek, dinilai penting untuk memperkuat pengawasan terhadap kesehatan anak di rumah.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa persoalan gizi masih menjadi tantangan serius, terutama jika ibu hamil tidak memperhatikan asupan nutrisi sejak dini. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kualitas tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil turut disalurkan. Namun, Feby menegaskan bahwa intervensi seperti ini harus dibarengi perubahan pola konsumsi keluarga.

Ia secara khusus menyoroti maraknya konsumsi makanan cepat saji pada anak-anak yang dinilai menjadi ancaman serius bagi kesehatan generasi mendatang.

“Jangan biasakan anak dengan makanan instan. Dampaknya tidak langsung terlihat, tapi sangat berpengaruh pada pertumbuhan,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan Posyandu tidak hanya diukur dari kegiatan yang berjalan, tetapi dari sejauh mana mampu mengubah perilaku hidup sehat masyarakat.

Penguatan peran Posyandu, lanjutnya, harus diiringi komitmen bersama antara kader, pemerintah, dan keluarga agar layanan benar-benar efektif menekan persoalan kesehatan ibu dan anak di Sumatera Selatan. (Eko Saputra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini