Beranda Palembang Tokoh Nasional Asal Sumbagsel Berkumpul di Palembang, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Tokoh Nasional Asal Sumbagsel Berkumpul di Palembang, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

32
0

PALEMBANG, KITOUPDATE.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menjadi tuan rumah acara halal bihalal masyarakat perantau asal Sumatera Selatan dari lima provinsi di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), yakni Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jambi, dan Bangka Belitung.

Kegiatan yang berlangsung di Griya Agung Palembang, Sabtu (25/4/2026), menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antardaerah demi pembangunan kawasan Sumbagsel.

Sejumlah tokoh nasional tampak hadir dalam kesempatan tersebut, diantaranya Menteri Dalam Negeri RI H. Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Staf Khusus Presiden M. Qodari, tokoh masyarakat Aburizal Bakrie dan Hatta Rajasa, para gubernur se-Sumbagsel, serta sejumlah tokoh nasional asal Sumbagsel lainnya.

Dengan mengenakan pakaian adat khas Sumatera Selatan, Gubernur Herman Deru tampil gagah dan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan besarnya kekuatan Sumbagsel yang tersebar di berbagai lini pemerintahan pusat, mulai dari eksekutif, legislatif, hingga yudikatif.

“Hari ini, gagasannya yang paling mahal. Pertemuan ini bukan untuk unjuk gigi, tetapi membuktikan bahwa kita ini besar, kita ini kuat, dan luar biasa. Kami di Sumsel bertindak sebagai tuan rumah karena merasa sebagai dulur paling tuo,” ujar Herman Deru.

Senada dengan itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan yang menjadi salah satu inisiator awal pertemuan ini bersama Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan bahwa potensi sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) di lima provinsi Sumbagsel harus disinergikan untuk mendorong kemajuan bersama.

“Silaturahmi dan ikatan batin adalah kebutuhan. Ini momentum untuk menyatukan kekuatan agar mampu berkontribusi nyata bagi daerah tercinta,” tegas Zulkifli Hasan.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian turut mencairkan suasana dengan mengenang masa kecilnya di Palembang. Ia menegaskan bahwa semangat persaudaraan ini harus menjadi jalan percepatan pembangunan di daerah asal.

“Malu kito Pak kalau ditanya orang, ngapoi bae jadi wong pusat selamo ini? (apa saja kerjaan orang pusat selama ini untuk daerah). Ini bukan feodalisme, tapi secara natural kita ingin berbuat sesuatu untuk tanah kelahiran,” kelakar Tito yang disambut tawa para hadirin. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini