Beranda Ogan Kemering Ilir Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya, Camat SP Padang Sampaikan Imbauan Penting

Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya, Camat SP Padang Sampaikan Imbauan Penting

28
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM — Kualitas udara di wilayah Kecamatan Sirah Pulau Padang (SP Padang) dan beberapa daerah lain di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kini berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data yang dirilis per Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 15.00 WIB, tingkat kualitas udara di sejumlah wilayah Kabupaten OKI masih berada dalam kategori tidak sehat, bahkan beberapa di antaranya masuk kategori berbahaya, dengan partikel halus PM2.5 sebagai parameter utama penyebab buruknya kualitas udara saat ini.

– Data Kualitas Udara Wilayah OKI

Berikut rincian angka indeks kualitas udara berdasarkan konsentrasi PM2.5:

– 🔴 SP Padang: 312 — Kategori BERBAHAYA
– 🔴 Jejawi: 324 — Kategori BERBAHAYA
– 🟠 Kayuagung: 244 — Kategori SANGAT TIDAK SEHAT
– 🟠 Pangkalan Lampam: 238 — Kategori SANGAT TIDAK SEHAT
– 🟠 Pedamaran: 224 — Kategori SANGAT TIDAK SEHAT
– 🟡 Lempuing: 93 — Kategori TIDAK SEHAT
– 🟡 Mesuji Makmur: 75 — Kategori TIDAK SEHAT

Angka di atas 300 dikategorikan sebagai berbahaya, yang berarti risiko kesehatan sangat tinggi bagi seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya kelompok rentan.

– Imbauan Camat SP Padang

Merespons kondisi yang memprihatinkan ini, Camat SP Padang, Indra Husin, S.Sos., M.Si, menyampaikan imbauan resmi kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan.

“Saya mengimbau kepada seluruh warga Kecamatan SP Padang untuk tetap menjaga kesehatan dan membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama saat kondisi udara dalam keadaan kurang baik seperti saat ini. Angka 312 itu bukan angka yang kecil, sudah masuk kategori berbahaya, jadi kita harus ekstra hati-hati.”ujar Indra. Senin (05/10/2026).

– Apa Itu PM2.5 dan Dampaknya?

PM2.5 adalah partikel debu halus berukuran kurang dari 2,5 mikron yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan aliran darah. Sumber utamanya antara lain asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), asap kendaraan, dan aktivitas industri.

Paparan jangka panjang maupun jangka pendek terhadap kadar PM2.5 yang tinggi dapat menyebabkan gangguan pernapasan, gangguan jantung, hingga risiko penyakit serius lainnya.

– Langkah Pencegahan yang Disarankan

Camat Indra Husin juga menyarankan beberapa langkah praktis yang dapat dilakukan warga untuk melindungi diri:

1. Kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit jantung atau paru-paru

2. Gunakan masker, masker medis atau N95 sangat disarankan jika harus keluar rumah

3. Tutup pintu dan jendela, untuk menjaga udara di dalam rumah tetap bersih

4. Perbanyak minum air putih, membantu tubuh membuang racun

5. Tanam tanaman hijau di sekitar rumah untuk membantu menyaring udara

6. Hindari membakar sampah dan kegiatan yang menambah polusi udara

“Mari kita saling mengingatkan. Kondisi ini membutuhkan kesadaran dan kerjasama kita semua. Semoga cuaca segera membaik dan kualitas udara kita kembali sehat,” Imbau Indra.

Warga diimbau untuk terus memantau perkembangan kondisi kualitas udara dan tetap waspada hingga kondisi membaik.

“Semoga Imbauan ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten OKI, khususnya warga Kecamatan SP Padang yang saat ini berada di zona paling berisiko” tutup Indra. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini