Beranda Ogan Kemering Ilir Pembangunan Seirama Desa Hingga Nasional Melalui Musdes

Pembangunan Seirama Desa Hingga Nasional Melalui Musdes

23
0

OGAN KOMERING ILIR, KITOUPDATE.COM – Pembangunan yang merata dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tidak bisa terjadi secara tiba-tiba. Hal itu bermula dari perencanaan yang matang, yang disusun bersama-sama oleh seluruh komponen masyarakat di tingkat paling bawah, yaitu desa. Di sinilah peran penting Musyawarah Desa atau yang lebih dikenal dengan sebutan Musdes.

Kepala Bappeda Kabupaten OKI, Faisal Riza, ST,.MT menjelaskan bahwa Musdes merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat desa yang mempertemukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa, dan seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama menyepakati hal-hal strategis yang berkaitan dengan kehidupan desa.

“Musdes ini kompleks, Mulai dari penyusunan rencana pembangunan jangka menengah dan tahunan, pengelolaan keuangan dan aset desa, penentuan prioritas kebutuhan, hingga mencari solusi bersama atas berbagai permasalahan yang dihadapi warga sehari-hari” ungkap Faisal. Senin (05/10/2026).

Ia melanjutkan, berdasarkan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendes PDTT) Nomor 16 Tahun 2019, Musdes wajib melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Mulai dari tokoh adat, tokoh agama, kelompok tani, kelompok perempuan, pemuda, hingga perwakilan warga dari berbagai dusun dan lingkungan. Semua suara didengar, semua aspirasi ditampung, dan keputusan diambil berdasarkan musyawarah mufakat.

“Hasil kesepakatan yang diperoleh dari forum ini kemudian dituangkan ke dalam dokumen perencanaan desa, yaitu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) untuk jangka waktu 8 tahun, dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk jangka waktu satu tahun ke depan” jelas Faisal.

Guna memastikan pembangunan berjalan terarah, saling terhubung, dan tidak tumpang tindih, sejak tahun 2025 Bappeda Kabupaten Ogan Komering Ilir telah turut aktif terlibat dan mendampingi pelaksanaan Musdes di desa-desa se-Kabupaten OKI.

“Langkah strategis ini diambil untuk mensinkronkan perencanaan pembangunan di tingkat desa dengan perencanaan di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga tingkat nasional” tegas Faisal.

Keselarasan perencanaan ini sangat penting agar setiap rupiah yang dianggarkan dapat dimanfaatkan secara optimal, tepat sasaran, dan saling melengkapi.

“Langkah ini juga sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2024 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, yang menegaskan bahwa pembangunan harus disusun secara berjenjang, terpadu, dan berkelanjutan, dari yang paling bawah hingga ke tingkat tertinggi. Sehingga pembangunan yang berjalan di desa tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari satu kesatuan besar pembangunan bangsa” ungkap Faisal.

Kepala Bappeda Kabupaten OKI, Faisal Riza, ST., MT., juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh masyarakat.

“Jangan ragu untuk hadir dan aktif berpartisipasi jika desamu menyelenggarakan Musdes. Usulan dan ide kreatifmu sangat berharga bagi kemajuan desa. Pembangunan yang hebat bermula dari suara warga yang didengar dan diwujudkan bersama. Mari jadikan Musdes sebagai ruang untuk berkontribusi, karena desa yang maju dibangun bukan oleh satu orang, melainkan oleh seluruh warganya” tutup Faisal.

Musdes bukan sekadar acara formalitas, melainkan ruang demokrasi yang paling dekat dengan masyarakat. Di sinilah mimpi warga dituangkan menjadi rencana, dan rencana itu diwujudkan menjadi kenyataan. Dengan Musdes yang partisipatif, transparan, dan akuntabel, pembangunan desa tidak hanya berjalan seirama dengan kabupaten, provinsi, hingga nasional, tetapi juga benar-benar lahir dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. (Hendri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini