Beranda Banyuasin Pemkab Banyuasin Perkuat Pengendalian Inflasi, Harga Cabai hingga Minyak Goreng Jadi Perhatian

Pemkab Banyuasin Perkuat Pengendalian Inflasi, Harga Cabai hingga Minyak Goreng Jadi Perhatian

22
0

BANYUASIN, KITOUPDATE.COM – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Banyuasin Ir. Alpian, MM., bersama Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) H. Sashadiman Ralibi, S.Ag., M.Si., serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengikuti Zoom Meeting Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 dan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta Rumah oleh Menteri Dalam Negeri RI. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati Banyuasin, Senin (21/9).

Zoom Meeting Rakor Pengendalian Inflasi Daerah dipimpin oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Komjen Pol. Tomsi Tohir Balaw, M.Si., yang bertugas mengawal kebijakan, termasuk stabilitas harga kebutuhan pokok. Kegiatan tersebut diikuti seluruh kepala daerah se-Indonesia untuk membahas langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan pemerintah daerah guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Menindaklanjuti kenaikan harga cabai rawit merah, Badan Pangan Nasional bersama Dinas Ketahanan Pangan telah merincikan kebutuhan pasokan. Pada Senin, 14 September 2026, tercatat sebanyak 2,4 ton, sedangkan pada 20 September 2026 sebanyak 2,5 ton.

Selain itu, produksi Gabah Kering Panen (GKP) mengalami penurunan pada musim kemarau serta dampak El Nino yang menyebabkan kekurangan pasokan beras premium dan medium. Kondisi tersebut juga dipengaruhi panjangnya mata rantai pasokan beras dari wilayah sumber atau sentra produksi.

Pemerintah juga mendorong pendistribusian Minyakita oleh BUMN, yakni Bulog dan ID Food, ke pasar rakyat secara kontinu, khususnya di wilayah yang membutuhkan. Berdasarkan data terakhir yang dilaporkan Bulog, persentase distribusi Minyakita ke pasar rakyat telah mencapai 82,26 persen dari alokasi yang diperoleh Perum Bulog.

Adapun komoditas yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), yaitu:

  1. Cabai merah;
  2. Telur ayam ras;
  3. Daging ayam ras;
  4. Minyak goreng.

Rakor Pengendalian Inflasi Daerah melalui Zoom Meeting ini bertujuan memantau stabilitas harga pangan, merumuskan strategi konkret di daerah, serta mengendalikan laju inflasi nasional, khususnya menjelang hari raya.

Melalui rakor tersebut, diharapkan setiap daerah dapat mengoptimalkan perannya dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan komoditas pangan sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini